Dashboard

Dashboard

Omzet, modal ID Express, profit, dan piutang yang belum tertagih.

Profit per customer

Invoice terbaru

Piutang per umur tagihan

Tujuan teratas

Import Resi

Upload Excel dari ID Express. Sistem baca kolom tujuan, kunci kecamatan, lalu hitung tagihan customer.

1 Upload file
2 Pilih sheet & customer
3 Cek kecamatan & harga
4 Terbitkan invoice
Tarik file Excel ID Express ke sini atau klik untuk pilih file · .xlsx / .xls / .csv

Kolom yang dibaca: Tanggal Pengiriman · Nomor Waybill · Nama Pengirim · Nama Penerima · No HP · Kota Penerima · Alamat Penerima · Kecamatan · Harga Batam · Harga PKU · Berat (KG) · Total Biaya Pengiriman. Tiga kolom tebal itu yang mengisi Master Tarif — kecamatan baru langsung terdaftar tarifnya. Nama kolom beda sedikit tetap terbaca, tapi pakai template biar bentuknya selalu sama.

Data Pengiriman

Semua resi yang sudah masuk sistem, lengkap dengan modal, tagihan, dan profitnya.

Rekap Harian

Format rekapan resi seperti biasa — per customer, lengkap dengan Bayar ke ID, Tagih Customer, dan Total Cuan.

s/d

Customer

Aturan harga jual dan termin pembayaran per customer.

Master Tarif

Satu baris per tujuan, satu kolom per kota asal — ongkir per kg. Saat menghitung, tarif kecamatan dipakai lebih dulu; kalau tidak ada, jatuh ke tarif kotanya. Kotak merah = harga belum diisi untuk kota asal itu.

Tarif Khusus Customer

Halaman pengecualian. Normalnya kosong — selama kosong, semua customer ikut Master Tarif sesuai kota asalnya dan harganya otomatis ikut terbarui. Isi di sini cuma kalau ada customer yang harganya memang beda sendiri.

Mapping Kecamatan → Kota

ID Express kadang menulis kecamatan, kadang kota. Di sini dikunci supaya harga selalu ketemu.

Invoice

Yang belum lunas tampil duluan, diurutkan dari yang paling lama nunggak.

Umur Piutang

Sudah berapa lama tiap tagihan nggantung, dihitung dari tanggal invoice terbit.

Ringkasan per umur

Per customer

Laba per Customer

Tagihan dikurangi modal ID Express dan komisi — sebelum biaya operasional.

Rincian

Rute paling untung

Pengaturan

Identitas penerbit invoice, database, dan aturan harga default.

Data penerbit invoice

Database (Supabase)

Tanpa ini, data cuma ada di browser perangkat ini. Kalau dihubungkan, semua resi, invoice, dan tarif tersimpan di tabel SQL — bisa dibuka dari HP dan laptop, tanpa login. Alamat & key-nya ditaruh sekali di kinexa-config.js.

Cukup Project URL + anon key — gak ada login. Jalankan supabase-schema.sql sekali di SQL Editor biar tabel & izinnya siap.

Cek kesehatan data

Cek apakah ada uang yang "hilang" dari pembukuan: resi yang nempel ke invoice yang sudah tidak ada, total invoice yang basi, atau resi dobel karena file yang sama keimport dua kali. Hasilnya cuma laporan — tidak ada yang diubah sampai lo klik tombol perbaikan.

Data & cadangan

Backup rutin biar aman waktu ganti browser. Kredensial tidak ikut diekspor.

Harga jual & tarif

Ongkir diambil dari Master Tarif. Isinya datang dari kolom Kecamatan, Harga Batam dan Harga PKU di file import — kecamatan baru otomatis terdaftar waktu file diupload. Tidak ada API kurir yang dipanggil, jadi tidak ada kuota harian.

Dengan 400 g: 1,39 kg ditagih 1 kg · 1,4 kg ditagih 2 kg · 2,39 kg ditagih 2 kg · 2,4 kg ditagih 3 kg. Minimal selalu 1 kg.

Kalau tarif di Master Tarif ternyata lebih murah dari modal ID Express (berat volumetrik, biaya daerah terpencil), harga jual otomatis dinaikkan sampai batas ini.